Aren, enau. (Arenga saccharifera L.)

  1. Morfologi a,c

Batang soliter, tinggi hingga 30 m, akar hingga 5 m, kulit batang hijau saat muda, kemudian berubah menjadi coklat keabu-abuan dan tertutup ijuk; daun berwarna hijau gelap pada bagian atas dan keputih-putihan pada bagian bawah, tangkai daun hingga 1,5 m, tulang daun hingga 5 m, panjang daun keseluruhan mencapai 6 – 12 m, daun berbagi menyirip, panjang sirip 100 – 150 cm, lebar 3,5 – 6,5 cm; perbungaan tongkol, karangan bunga betina 1,2 – 3 m; bunga betina terdapat pada batang bagian atas, sedangkan bunga jantan berada pada batang ke arah bawah (pangkal batang), bunga betina berwarna hijau dan putih krem (1.2 – 2 cm), bunga jantan berwarna krem; buah beri (berdaging dan tidak terbuka saat matang), berwarna hijau dan menjadi kuning menuju orange saat matang, hampir bulat (10 x 5 cm) berisi 2 – 3 biji.

  • Klasifikasib

Species : Arenga saccharifera L.

Genus              : Arenga

Familia            : Arecaceae

Ordo               : Arecales

Class                : Liliopsida

Phylum            : Tracheophyta

Kingdom         : Plantae

  • Nama lokalb  

Aren, enau.

  • Manfaata,b,c

Nira (disadap dari bunganya) sebagai bahan gula dan minuman beralkohol, Ijuk sebagai bahan sapu dan bahan bangunan.

  • Status konservasic

Least Concern dalam daftar IUCN (IUCN List) karena tidak tersedia data berapa populasinya ataupun penurunan populasinya. Spesies ini tersebar di wilayah Indonesia – Malaysia dan meskipun digunakan sebagai sumber bahan bangunan, tetapi penebangan dianggap tidak akan mengancam spesies ini secara signifikan di tingkat global.

  • Rujukan
    • Wu, Z.Y., P.H. Raven, D.Y. Hong (Eds). 2010. Flora of China. Vol. 23 (Acoraceae through Cyperaceae). Science Press Beijing, and Missouri Botanical Garden Press. St. Louis.
    • Witt, A. & Q. Luke. 2017. Guide to The Naturalized and Invasive Plants of Eastern Africa (1st pub). CABI. Wellingford. Oxfordshire. UK.