Damar (Agathis dammara (Lamb.) Rich & A. Rich)

  1. Morfologi a,b

Pohon, tinggi hingga 40 m, diameter hingga 45 cm, kulit kayu abu-abu kemerahan, tebal, kanopi bangun kerucut, selalu hijau; tangkai daun 3-8 mm, hijau tua, bulat telur meruncing atau lonjong, 5 – 12 x 1,2 – 5 cm, mengecil pada ranting-ranting yang mendukung runjung (strobilus) yang kasar; runjung jantan silindris pendek 5 – 7,5 x 1,8 – 2,5 cm, kerucut atau runjung betina bulat atau bulat telur bersisik dengan diameter hingga 8 cm, daun pelindung 2,5 – 3 cm; biji bulat telur, 1,2 cm x 7 mm, satu sisinya bersayap tipis, berselaput.

  • Klasifikasic

Species             : Agathis dammara (Lamb.) Rich & A. Rich

Genus              : Agathis

Familia       : Araucariaceae

Ordo               : Pinales

Class                : Pinopsida

Phylum            : Tracheophyta

Kingdom         : Plantae

  • Nama lokal    

Damar

  • Manfaatd, e

Kayu dan getah dimanfaatkan untuk industri; pohon pelindung; penyerap karbondioksida

  • Status konservasic

Vulnerable (Rentan) dalam daftar IUCN. Ancaman terbesar disebabkan oleh eksploitasi berlebihan. Pemanenan getah dengan sangat intensif dilaporkan telah menyebabkan kematian populasi ini dalam jumlah besar, khususnya di Filipina. Ancaman lainnya adalah kerusakan habitat, sehingga sukar untuk menggantikan tanaman yang sudah tua dengan yang muda.  

  • Rujukan
    • Wu, Z.Y., P.H. Raven & D.Y. Hong (Editor). 1999. Flora of China Vol. 4 (Cycadaceae through Fagaceae). Science Press Beijing, and Missouri Botanical Garden Press. St. Louis.
    • Backer.C.A. and R.C.B.van den Brink Jr. 1963. Flora of Java. Vol 1. N.V.P.Noordhoff. Groningen.
    • Kurniati, C., & R.R. Irwanto. 2015. Evaluasi nilai APTI dan API pada Swietenia macrophylla dan Agathis damarra yang terdapat di kampus ITB Ganesha, Bandung. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia 1(7): 1610-1614.
    • Uthbah, Z., E. Sudiyana, E. Yani. 2017. Analisis biomasa dan cadangan karbon pada berbagai umur tegakan damar (Agathis dammara (Lamb.(Rich.) di KPH Banyumas Timur. Scripta Biologica 4(2): 119-124.