Karet kebo; karet merah (Ficus elastica Roxb.)

  1. Morfologia,b

Pohon, tinggi hingga 20-30 m, diameter 25-40 cm, epifit saat masih muda, kulit batang abu-abu pucat, halus, bergetah putih dan banyak, akar gantung banyak, sering membentuk cabang palsu, ujung cabang daun dilindungi bungkus kuncup tipis warna merah muda; tangkai daun kokoh, 2-5 cm, helai bulat telur hingga lonjong 8 – 30 x 7 – 10 cm, tebal kasar, permukaan atas hijau pucat, permukaan bawah hijau tua mengkilat; buah menempel di ketiak cabang yang tak berdaun, berpasangan, hijau kekuningan, bulat telur-lonjong.

  • Klasifikasic

Species            : Ficus elastica Roxb.

Genus              : Ficus

Familia             : Moraceae

Ordo               : Rosales

Class                : Magnoliopsida

Phylum            : Tracheophyta

Kingdom         : Plantae

  • Nama lokal    

Karet kebo; karet merah

  • Manfaatd,e,f

Potensial untuk obat antimalaria; potensial sebagai sumber antioksidan; getah diambil untuk industri;  

  • Status konservasi

Nama spesies ini belum ditemukandalam daftar IUCN atau belum dilakukan asesmen untuk spesies dimaksud.

  • Catatan khususf

Spesies ini tergolong sebagai spesies invasif dalam daftar Invasive Species Compendium yang disusun oleh CABI (Centre for Agriculture and Bioscience International).

  • Rujukan
    • Wu, Z.Y., & P.H. Raven (Editor). 2003. Flora of China Vol. 5 (Ulmaceae through Basellaceae). Science Press Beijing, and Missouri Botanical Garden Press. St. Louis.
    • Backer.C.A. & R.C.B.van den Brink Jr. 1965. Flora of Java. Vol 2. N.V.P.Noordhoff. Groningen.
    • Teinkela, J.E.M., X.S. Noundou, E.L. Nguemfo, F. Meyer, R. Wintjens, M. Isaacs, A.E.M. Mpondo, H.C. Hoppe, R.W.M. Krause, A.G.B. Azebaze. 2018. Biological activities of plant extracts from Ficus elastica and Selaginella vogelli: An antimalarial, antitrypanosomal, and cytotoxity evaluation. Saudi Journal of Biological Sciences 25: 117-122.
    • Handayani, S., I. Kurniawati, F.A. Rasyid. 2020. Uji aktivitas antioksidan ekstrak daun Karet Kebo (Ficus elastica) dengan metode peredaman radikal bebas Dpph (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazil). Jurnal Farmasi Galenika 6(1): 141-150.